Bondan Lelana - Bara di Borobudur

587

Genre Aksi

Pengarang Ki Banjar Asman

Illustrator freeimages.com

Penyunting

Kisah ini merupakan lanjutan dari Ki Cendhala Geni yang dapat dibaca di https://ceritera.net/stories/32-bondan-lelana-ki-cendhala-geni

===

Seusai pertempuran di Kademangan Sumur Welut yang terletak di sebelah barat Kali Brantas, Bondan Lelana pulang kembali ke Pajang atas panggilan gurunya, Resi Gajahyana.
Dalam perjalanan pulang kembali menuju Pajang, di sekitar puncak Ngliman, Bondan bertemu dengan Jalutama.
Kehadiran Bondan di Pajang telah membuka mata Bhre Pajang yang awal mulanya tidak mengindahkan keterangan para petugas sandi. Sementara, keadaan Pajang saat itu dalam keadaan genting.
Kabut yang semakin tebal menyelimuti Pajang ketika pasukan berkuda yang dipimpin oleh Ki Nagapati, seorang senopati tangguh yang setia pada Lembu Sora dan Gajah Biru, memasuki wilayah Pajang....
Selengkapnya..Kisah ini merupakan lanjutan dari Ki Cendhala Geni yang dapat dibaca di https://ceritera.net/stories/32-bondan-lelana-ki-cendhala-geni

===

Seusai pertempuran di Kademangan Sumur Welut yang terletak di sebelah barat Kali Brantas, Bondan Lelana pulang kembali ke Pajang atas panggilan gurunya, Resi Gajahyana.
Dalam perjalanan pulang kembali menuju Pajang, di sekitar puncak Ngliman, Bondan bertemu dengan Jalutama.
Kehadiran Bondan di Pajang telah membuka mata Bhre Pajang yang awal mulanya tidak mengindahkan keterangan para petugas sandi. Sementara, keadaan Pajang saat itu dalam keadaan genting.
Kabut yang semakin tebal menyelimuti Pajang ketika pasukan berkuda yang dipimpin oleh Ki Nagapati, seorang senopati tangguh yang setia pada Lembu Sora dan Gajah Biru, memasuki wilayah Pajang. Ki Juru Manyuran yang menganggap Bhre Pajang sebagai orang yang lemah dalam menjalankan kekuasaan merasa kuat untuk menolak kekuasaan Bhre Pajang.
Dengan bantuan orang-orang Padepokan Sanca Dawala dan dukungan dari sekelompok orang dari kotaraja, ia melakukan serangan ke Pajang. Akan tetapi segera dapat dikalahkan oleh Ki Nagapati.
Kao Sie Liong, orang Tiongkok yang memburu para penjahat perang, turut dalam pasukan Ki Nagapati ketika serangan itu terjadi.