Episode 2 - Empat Fakta Mengejutkan Ernest Hemingway

Ernest Hemingway, penulis Amerika yang terkenal lewat novel The Old Man and The Sea, hingga kini masih dianggap sebagai penulis paling menginspirasi. Sejumlah karyanya masih terus dicetak ulang dan di terjemahkan di banyak Negara.

Penulis yang terkenal dengan gaya understatement—mengecilkan dari keadaan sebenarnya—ini pun tak lepas dari kontroversi. Pada penghargaan nobel sastra tahun 1954, misalnya, dia dengan enteng mengatakan bahwa dia lebih bahagaia jika penghargaannya diberikan kepada pengarang cantik Isak Dinesen.

Dalam kehidupannya, Hemingway pun punya sejumlah fakta mengejutkan. Berikut empat fakta mengejutkan Ernest Hemingway.

Menembak Hiu dengan Senapan Mesin

Hemingway adalah seorang pemburu yang andal dan gigih. Pada 1934, royalty karyanya dikumpulkan dan dibelikannya kapal pesiar berukuran 11,5 meter yang dinamakan Pilar. Sejak itu, kemampuan memancingnya semakin disegani. Pada musim panas 1938, dia berhasil menangkap 52 ikan marlin.

Kemampuan legendaris Hemingway diakui di Kuba. Bahkan, pada 1969, Fidel Castro mengadakan kontes memancing Torneo Hemingway untuk menghormati lelaki yang memilih bunuh diri dengan senjata favoritnya itu.

Hemingway bukan sembarang pemancing. Dia dan rekannya mengincar ikan marlin raksasa berukuran empat meter. Namun, pada suatu hari setelah melewati berjam-jam yang melelahkan, sekumpulan hiu berputar-putar di antara target tangkapan Hemingway. Tanpa pikir panjang, Hemingway segera angkat senjata dan menembaki hiu tersebut.

Selain itu, seperti ditulis Messynessychic.com, dan dikutip Selasar.com, Hemingway juga suka berburu U-Boat milik Nazi. Pada musim panas 1942-1943, dia menggunakan kapal kayunya yang dilengkapi perlengkapan penunjuk arah. Dia ‘berburu U-Boat’ dengan membawa senapan dan granat tangan.

Sering Berkelahi untuk Membela James Joyce

Ernest Hemingway dan James Joyce sering menghabiskan waktu untuk sekadar minum di bar-bar yang berada di Paris. Seperti ditulis Spoilaaa, Joyce suka memulai perkelahian di bar, meskipun secara fisik dia termasuk lemah. Penglihatan Joyce yang buruh, bahkan membuatnya tidak bisa melihat lawannya berkelahi.

Namun, Joyce memiliki Hemingway. Kegemaran Hemingway bertinju yang didukung tubuhnya yang besar, membuat dia hampir selalu jadi pelindung Joyce. Bahkan, sering kali, apabila mereka terlibat perkelihan, Joyce berteriak, “Lawan dia, Hemingway!”, sehingga Hemingway akan mengepalkan tinju dan berkelahi sampai babak belur.

Sering Selamat dari Nasib Buruk dan Bebagai Penyakit

Meskipun, pada akhirnya, Hemingway memilih mengakhiri hidupnya sendiri, dia pernah berkali-kali selamat dari nasib buruk dan berbagai penyakit. Sejarah mencatat, Hemingway pernah selamat dari penyakit semacam antrhax, malaria, pneumonia, kanker kulit, hepatitis, dan diabetes. Bahkan, Hemingway pernah selamat dari kecelakaan pesawat di Afrika pada 1954.

Kala itu, seperti ditulis Selasar.com, Hemingway tengah memberikan hadiah natal kepada istrinya, Mary Hemingway, berupa penerbangan melintasi Kongo. Pada perjalanan bertemu fotografer Murchison Falls, pesawat mereka mogok dan mendarat di semak belukar. Hemingway menderita luka di kepala, sementara istrinya patah tulang iga.

Esok harinya, dalam menuju Entebbe untuk perawatan medis, pesawat yang Hemingway dan istrinya tumpangi meledak ketika lepas landas. Hemingway mengalami luka bakar, namun tetap hidup.

Seorang Agen KGB

Menjelang akhir hidupnya, Hemingway sangat paranoid. Dia merasa selalu dimata-matai oleh FBI. Bahkan, pernah suatu malam, ketika tengah mengemudi melewati sebuah bank, Hemingway mencurigai dua karyawan yang lembur sebenarnya agen FBI yang tengah mengaudit rekeningnya.

Tetapi, kenyataannya Hemingway memang dimata-matai. Pada 1983, setelah dia mangkat, Freedom of Information Act merilis data bahwa J. Egdar Hoover memang mengawasi Hemingway.

Tindakan Hoover disebabkan kecurigaannya bahwa Hemingway adalah anggota KGB. Namun, seorang mantan KGB bernama Alexander Vassiliev mengungkapkan, Hemingway memang tercatat sebagai asset atau mata-mata, dengan nama samara Argo.

Sumber: http://fiksimini.gregetan.com/empat-fakta-mengejutkan-ernest-hemingway/