Episode 1 - Yakin Kamu Kehilangan Inspirasi Menulis?

Inspirasi tidak bisa ditunggu, kamu harus mengejarnya dengan pentungan. Begitulah saran Jack London, novelis, jurnalis, sekaligus aktivis sosial asal Amerika. Sering kali, penulis selalu punya alasan untuk membela kemalasannya dengan mengkambinghitamkan inspirasi. Padahal, inspirasi tidak datang setiap hari, bukan? Nah, kali ini kami akan membagikan tip agar kamu tidak merasa kehilangan inspirasi saat menulis.

Mulailah dari Hal yang Kamu tahu dan Suka

Dewi ‘Dee’ Lestari, dalam beberapa artikel mengatakan, menulis dari hal yang kita tahu dan suka akan membuat prosesnya jadi lebih mudah, menyenangkan, dan tidak memberatkan. Banyak penulis yang menemui kendala melanjutkan tulisannya karena terbebani ketakutan atas data serta fakta dalam tulisannya. Dan, bagi mereka yang malas riset, hal ini akan dijadikan alasan menunda penyelesaian tulisan mereka. Biasanya berlarut-larut. Lama sekali. Celakanya, kebuntuan satu tulisan tersebut dijadikan alasan untuk menunda tulisan lain, sehingga alhasil mereka tidak berbuat apa-apa selain menunggu.

Nah, dengan memulai dari hal yang kamu tahu dan suka, kamu bisa lebih rileks dan lancar dalam menulis. Tidak perlu, tuh, ada alasan kehilangan inspirasi atau belum melakukan riset. Sebab semua yang kamu tulis, sudah kamu kenali dengan akrab dan jadi keseharianmu.

Baca, baca, baca!

Pekerjaan penulis, 60 persennya adalah membaca. Setiap karya, hampir dipastikan terinspirasi dari karya lain. Maka, kalau kamu kehilangan inspirasi, bisa jadi itu salah, sebab ternyata kamu cuma kurang baca. Dengan membaca, kamu akan menambah perbendaharaan kata, ide, karakter, dan lain-lain. Jadi, tidak ada lagi alasan kehilangan inspirasi kalau kamu rajin membaca.

Catat Setiap Ide yang Lewat

Kadang, kamu punya ide selintas yang menurutmu keren buat dikembangkan jadi tulisan. Sayangnya, ide tersebut akhirnya cuma sebatas kamu lupakan. Atau kamu ingat, tetapi beberapa waktu kemudian, seolah tidak menarik lagi.

Memang, setiap ide punya masa kedaluwarsa. Tetapi penulis yang peka, biasanya mempunyai buku saku catatan ide. Kenapa? Karena ide tersebut bisa jadi kepingan puzzle yang suatu saat bisa kamu susun menjadi cerita utuh. Artinya, kamu tak perlu menunggu si inspirasi datang, sebab kamu punya bahan-bahan buat dituliskan.

Sumber: http://fiksimini.gregetan.com/yakin-kamu-kehilangan-inspirasi-menulis/